An urban lady diary

Supporting My Bumblebee's Team

on
Sunday, June 17, 2012
In my aunty's home

Actually this report was so late, but better late than never isn't it?. Two weeks ago I accompanied my bumblebee to see his senior high school basketball team played in final of East Java Region, DBL competition. As alumni, he was so enthusiastic, moreover after his oh-must-see-team won in final of North East Java region, beated SMAK Frateran.

Keliatan banget kalo dia number one supporter karena dia semangat banget ngajarin aku ngapalin yel-yel sekolahannya itu, buju buset dahhh...Udah gitu masih bela-belain pake kostum ijo yang jadi dresscode nya SMAN 9. Yang paling lucu itu ya pas final North East Java region, karena kita duduk di tribun bagian lawan dan dia masih sempet-sempetnya teriak-teriak nyemangatin sekolahannya, padahal akunya uda salting gak karuan (campuran nahan malu sama gak enak sama si kubu lawan,haha). Waktu final East Java Region, dia juga masih semangat ikutan nyanyi sama suporter lainnya dan gak lupa pake gerakan tangan dong ya, sadapppp...Untung aku pacar yang baik hati, jadi mau aja deh nemenin dia dan ikutan pula teriak-teriak (haha berasa ngianatin SMA eyke bok). Tapi pada dasarnya aku selalu teriak-teriak kok kalo ngeliat pertandingan itu, jadi greget aja gitu. Aku kan penyuka sport sejati ya. Menurutku sport itu selain bisa ngasah hard skill kita dalam berolahraga tapi juga bisa ngasah soft skill kita untuk kerja dalam tim, jadi leader yang baik, bersikap sportif, bagaimana memotivasi, gimana bermain dalam tekanan,  gimana caranya gak gampang nyerah, dan gimana cara baca taktik lawan. Sport teach me many things, that's why I love sport. I am very enjoyed to join in sport competition, I really enjoyed the spotlight in the field!.


Pertandingan final melawan Kosayu Malang kemarin berlangsung sangat seru dan mendebarkan. Gimana nggak coba...skor nya itu loh mesti saling susul menyusul, palingan kalo beda cuma terpaut 3 sampai 4 angka doang. Ah that game really pumped my adrenaline!. Walau secara fisik SMA 9 kalah, karena pemain Kosayu gede dan tinggi rata-rata, tapi SMA 9 tau gimana caranya bermain lincah dan gesit. Dengan badan mereka yang kecil, mereka mencoba untuk bermain lincah dan cerdas dalam melewati lawan-lawannya untuk memasukkan bola. Dan gilanya lagi yang sampe took my breath away (lebayyy), waktu pertandingan tinggal satu menitan dan skor mereka masih seri. Uwowowo, tak dinyana...SMA 9 berhasil masukin satu bola ke ranjang pada detik-detik terakhir dan tak beberapa lama kemudian waktu pertandingan habis, so fantastic!. Thank's SMA 9 for presenting great game and victory! You are champion!.






Be First to Post Comment !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature