An urban lady diary

As We All Grow Up

on
Sunday, September 9, 2012
In my room, now playing: OST. Lion King

Recently, after many meet up with my friends in some occasion like buber and halal bihalal, I thought many things. We are all changing. We already through many process in our life which shape us like now. I saw they have been changing. These eyes saw many things. I witness they have grown up to be something. Dulu mereka yang gak peduli sama belajarnya, now they seem so care about education dan rajin kuliah. Dulu yang terlihat cuek dengan ortu nya ternyata dibalik itu semua mereka menyimpan sejuta kasih untuk ortu mereka yang memang tak bisa mereka ungkapkan segamblang kita yang mampu menyampaikannya dengan baik. Dulu mereka yang gak ada tampang orgnisatoris, sekarang terlihat memimpin kawanannya dengan baik. The thing that I can saw is proses semesta membentuk mereka menjadi sesuatu. Dan saya bangga karena saya diberi kesempatan mengenal mereka dan menyaksikan mereka tumbuh menjadi sesuatu.

Another thing that i want to talk is about how we make some decision as we all grow up. And this talk just appear when I do window shopping (actually our first plan is shopping not window shopping) with my friend, Titus, in Bandung this weekend. It happened when I was confused in choosing some stuff to buy. And she said, "Kok milih-milih aja, bingung ya." Then I said yes. Ya saya memang bingung dalam memutuskan apakah barang tersebut akan dibeli atau tidak. Saya berpikir panjang apakah barang ini worth it atau tidak. Saya berpikir mengenai budget plan nya dan bagaimana efeknya jika saya membeli barang ini. Saya berpikir apakah barang ini dapat menjadi aset saya dan apakah barang ini termasuk prioritas atas. I thought and thought again. Too many thoughts!. Then I said to her, "You know tus, as we grow up, apa yang kita pikir dalam mengambil keputusan itu menjadi banyak. Dan akhirnya terlihat tidak simple ketika kita hendak melakukan sesuatu. Memang ini diperlukan, karena kita menimbang baik buruknya. Tapi kadang aku kangen jadi anak kecil yang sangat spontan tanpa perlu pikir ini itu." Dan menurut saya sifat spontan itu terkadang memang diperlukan. Saya kagum sama anak kecil yang gak putus asa dalam mencoba. Masih inget dulu waktu pertama kali belajar jalan? walau kita jatuh terus-terusan tapi kita tetep nyoba jalan kan sampe akhirnya kita jadi pejalan yang pro.

Dan memang seiring kita tambah umur, banyak hal yang menghilang dari kita tetapi banyak juga hal yang menggantikan posisi yang hilang itu. Entah perubahan itu membuat kita menjadi pribadi yang positif atau malah sebaliknya. And one thing for sure is kehidupan memang sebuah proses, sebuah perjalanan dimana kita ditempa untuk menjadi pribadi yang mengagumkan.


1 comment on "As We All Grow Up"
  1. so we are all grown up as a pro walker, eh? nice example XD

    ReplyDelete

Custom Post Signature

Custom Post  Signature