An urban lady diary

Mi Casa (Part 4) : Mengisi Rumah [UPDATED]

on
Monday, August 22, 2016

Mengisi rumah - Akhirnya kebuat juga postingan satu ini, ada aja lah alasan ini post gak keluar keluar hahaha. Kali ini mau bahas serba serbi milih perabot rumah. Gak bahas semua juga sih, ini cuma perabot perabot yang menurut aku esensial, hehehe. Lumayan ribet juga milih perabot rumah, karena banyak pertimbangan beserta kriteria lainnya yang harus dipikirin. Karena basically aku orangnya gak mau clueless waktu beli sesuatu yang penting jadi uda browsing dan tanya sana sini. Supaya gak menyesal kemudian hari begono, kan barang yang mau kita beli gak murah juga ya. Jadi harus bener bener yang worth to buy.


1. Mesin Cuci, Dilema Front Loading dan Top Loading

Ini benda yang bikin galau hati dan pikiran. Masing masing punya kelebihan dan kekurangan ya pastinya. Yang bikin berat hati di front loading gara gara harganya yang mehong ya pastinya. Apalagi semakin banyak fitur yang didukung dan kapasitas nya semakin mehong jadinya. Mr. A lebih milih top loading karena lebih mureee dan dia nyuruh uda yang kecil aja kapasitasnya toh masih berdua, lagian apa aku mau cuci bedcover yang berat itu sendiri belum jemurnya, wkwkwk. Kalau aku sendiri prefer yang front loading, karena aku pernah pake dua jenis mesin cuci ini dan hasilnya aku lebih suka si front loading. Front loading lebih unggul karena lebih bikin baju awet jadi serat serat yang hasil cucian itu gak nempel ke baju dan gak bikin baju cepet molor.

Kalau menurut hasil riset ,duileeee....berikut kelebihan dan kekurangannya :
Kelebihan front loading:
Model elegan pastinya, jadi bisa bagus kalau dipajang ahahaha.
- Fitur yang disajikan lebih banyak.
- Sistem Otomatis (Pencucian sekaligus pengeringan dalam satu program).
- Sistem Pause dan Run (Fungsi: bisa menambahkan cucian pada saat proses pencucian -dimulai kemudian menjalankan kembali tanpa merubah program).
- Sistem Child lock (Pengunci program pencucian dan aman bagi anak-anak yang aktif).
- Hemat air dan waktu (tinggal tongkrongin aja nunggu kelar).
- Hemat deterjen dan pewangi (kalo ini relatif sih menurut aku)
- Cucian jadi lebih bersih karena memiliki sistem kinerja membanting cucian.

Kekurangan front loading:
- Harga lebih mahal
- Watt lebih besar

Kelebihan top loading:

- Semi otomatis (ada yang menggunakan dua tube jadi pencucian dan pengeringan beda tempatnya).
- Bisa dipergunakan perendaman sebelum pencucian dimulai.

- Sistem kinerja mesin berputar menggunakan pulsator (Membentuk seperti pusaran air).

- Harga terjangkau.

- Daya up to 300 watt

Kekurangan top loading:
- Fitur lebih sedikit
- Boros Air dan waktu
- Boros Deterjen dan Pewangi (ini juga relatif sih)

Nah kan masing masing punya nilai lebih dan kurangnya sendiri. Dan dari hasil riset dan survey mesin cuci paporit emak emak sih  LG dan electrolux. Katanya sih awet dan tahan lama soalnya. Untuk harga setahuku LG lebih murah dari electrolux. Usahakan cari yang garansi nya lama ya, hehehe. Aku pun akhirnya pakai electrolux yang 7 kg belum setahun masa pakainya, nanti kalo uda setahun baru bisa kasi review lebih lanjut.

2. AC Standar atau Inverter

I won't explain the technical details about this stuff cause you can google it by yourself. Di google uda banyak penjelasan teknis tentang ini. Yang jelas katanya si inverter ini lebih hemat listrik. Kok bisa??? search it on google karena jelimet kalo jelasin sendiri, hahaha. Tapiiii maintenance nya lebih mahal. Kalo diitung itung sih paling kita maintenance berapa bulan sekali ya kan, nah kalo bayar listrik kan tiap bulan hahaha. Yang sering direkomendasiin karena katanya awet dan mudah maintenancenya yaitu Daikin, Panasonic, dan Mitsubishi. Jangan lupa kalo beli AC sesuain kapasitas pk nya dengan besaran ruangan ya. Ini guideline nya :


Cara menghitung BTU = (Panjang ruangan x lebar x tinggi(meter)) : 3 x 500

3. Kompor dan Oven

Karena emak emak, jadi selain mesin cuci benda satu ini yang juga bikin galau. Pokoknya barang barang yang sering aku pakai pasti semakin riweh milihnya. Jadi ada beberapa pilihan untuk kompor, yaitu built in, standing, dan standing dengan tempat tabung gas. Yang opsi terkahir uda pasti aku coret, karena aku parno kalo tabung gas jadi satu tempat sama kompor dan oven. Untuk standing cooker yang aku taksir harganya selangit bokkk, iyess harga standing cooker lebih mehong dari yang built in. Tapi oh tapi modelnya bagus dan cantik kalo ditaruh di dapur, gimana donggg?.
Untungnya hati ini ditenangkan setalah konsultasi masalah kitchen set, yep pilihan kompor harus serasi dong sama kitchen set. Kalo aku pakai si standing ini, kotoran yang numpuk di sela sela antara kitchen set dan cookernya sulit dibersihin, yang ada bisa jadi sarang kecoa dkk. Gak mungkin bisa sampai nempel banget dengan si kitchen set. Finally bulat sudah pilihan jatuh ke built in cooker yang berarti pisah sama ovennya. Cooker idaman tetep si Ariston atau La Germania yes, tapi kalo beli ini bisa bisa cuma makan nasi sama sambal doang. Yaudin milih si modena.
Untuk oven sempet bingung mau pilih yang built in apa yang portable aja. Akhirnya pilih yang portable karena baking nya masih jarang jarang. Kalo jam terbang uda tinggi bolehlah pilih yang built in. Pertimbangan untuk beli oven bisa juga lihat fiturnya seperti api nya atas bawah gak, blowernya gimana? bisa on off?, pengaturan temperatur, dan watt nya berapa ya.


4. Kulkas

Untuk kulkas ini paling gampang lah milihnya, pokoknya dua pintu dan warna matching sama dapur aja hahaha. Waktu milih kulkas perhatiin juga fitur fitur tambahannya siapa tau jadi nilai plus. Jangan lupa masa garansi nya dicek juga.

5. TV

Ini juga gampang milihnya, yang penting gambar bening terus gedenya cocok yauda. Cuma sempat debat sama Mr. A masalah ukurannya tapi akhirnya kita sepakat juga. Aku sih gak terlalu mentingin fitur smart tv or whatever ya yang penting tuh tv bisa dicolokin usb aja uda seneng. Toh aku lebih nyaman browsing lewat laptop atau hp.

6. Water Heater

Untuk water heater ada dua opsi yang tersedia yaitu yang pakai gas atau listrik. Kalo pake gas sebenernya bisa lebih hemat. Tapi karena males harus bobol bobol tembok yang lumayan gede kalo mau instalasi yang gas ini, akhirnya lebih milih yang listrik aja. Merk yang sering direkomendasiin yaitu si Ariston.

7. Kasur

Last but not least the most important thing...kasur buat bobok. I know it isn't electronic stuff but this take much your money. Even harga kasur lebih mahal dari barang elektronik yang aku beli, ahahahah. Kenapa beli kasur yang mahal sih? ehmm actually nyarinya kasur yang berkualitas, yang enak dan nyaman buat bobok. Dan as you know you get what you pay kan. Harga kasur yang menurut aku oke gak mureeee ternyata. Harus banget ya cari kasur yang segitunya? kalo menurut aku harus karena kita uda capek capek kerja belum lagi ditambah capeknya perjalanan pulang dan bermacam macam capek lainnya. We deserve the good sleep.

Kasur sekarang banyak macemnya ada yang dari latex atau springbed biasa. Ada yang full pocket atau yang nggak. Masing masing punya kelebihan kekurangan. Aku pilih yang latex karena kerasa lebih nyaman, strukturnya bagus dan katanya hypoallergenic. Kemudian aku pilih yang full pocket karena lebih bagus untuk maintenancenya, karena jika ada salah satu per yang rusak kita gak perlu ganti keseluruhan melainkan hanya bagian yang rusak aja. Pengennya sih beli king koil ya kann, tapi mana mampuuu. Yauda cari opsi lain dan ternyata si Serta, Tempur, dan Florence ini sepabrikan cuma mereka beda segmen pasar makanya harganya juga beda begitu juga si Elite dan Lady Americana ini satu pabrik juga. Brand brand tersebut juga menjual tipe tipe yang hanya ada department store aja (karena emang sudah requestnya) atau tipe khusus untuk hotel hotel. For complete set of the matress, it cost around 10m. Seeeeeee, lebih mahal dari elektronik kan.

Semoga berguna ye tulisan kali ini bagi yang lagi mau ngisi rumah atau mau beli barang baru. See you on my next post!.

Seri Mi Casa lainnya : part 1part 2part 3
Be First to Post Comment !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature